Artikel
Lalu Syamsurizal
1
DARI 8 PENDUDUK DUNIA KELAPARAN
Sebanyak
842 juta orang mengalami kelaparan kronis pada 2011-2013 atau sekitar 12 persen
dari total penduduk dunia.
Jakarta
HN, satu dari delapan orang di dinia mengalami kelaparan parah, demikian
laporan badan pangan dunia (FAO) , selasa (01/10). Sekaligus memperingatkkan
para pemimpin dunia sebagaian wilayah dunia akan gagal menurunkan angka
kelaparan ini pada 2015.
Dalam
laporan terkait ketahanan pangan FAO memperkirakan sebanyak 842 juta orang mengalami
kelaparan kronis pada 2011-2013 atau sekitar 12 persen dari total penduduk
dunia. Jumlah penderita kelaparan di seluruh dunia ini turun 17 persen dari
1990-1992.
Angka
baru ini lebih rendah dari estimasi terakhir yaitu 868 juta orang pada 2010-2012
dan 1,2 miliyar orang pada 2009, meski menunjukkan tren menurun, namu upaya
untuk mencapai target millenium development goals (MDG) yaitu menurunkan angka
kelaparan hingga separuhnya pada 2015 akan sulit tercapai.
Penyebabnya
banyak negara yang belum mencapai tujuan yang diadopsi para pemimpin dunia di
PBB pada 2000.
“negara-negara
itu yang mengalami konflik selama dua dekade terakhir memiliki peluang terbesar
mengalami kemunduran dalam penurunan angka kelaparan. “ demikian laporan FAO.
Negara-negara
tak berpantai menghadapi tantangan besar untuk mengakses pasar dunia .
sementara negara-negara dengan infrastruktur buruk dan institusi lemah
menghadapi masalah tambahan lanjut laporan tersebut.
Menurut
kriteria FAO program pangan dunia (WFF) dan dana international untuk
pembangunan pangan (FAD) kelaparan
adalah kondisi disaat masyarakat tidak memiliki cukup makanan untuk kehidupan
yang sehat dan aktif.
Dunia
perlu berkoordinasi guna menemukan solusi atas perubahan iklim dan krisiS
pangan. Laporan terbaru krisis pangan itu di tandatangani jose graziano da
silva , derektur jendral FAO, kanayo f. nwanze, presiden international fumd for
agricultural developmen dan ertharin cousin, direktur eksekutif program pangan
dunia.
Para
tokoh ketahan pangan ini bersama-sama menulis artikel berjudul “takckling the
root causes of prices and hunger” guna merespon situasi krisis ini.
Mereka
menyatakan, krisis pangan akan berdampak buruk, pada puluhan juta penduduk
dalam beberapa bulan ke depan. Jika dunia tidak berkoordinasi mengatasinya.
Menurut pengamatan mereka , ada dua masalah utama yang perlu di atasi. pertama
masalah jangka pendek yaitu melonjaknya harga pangan (jagung, gandum dan
kedelai) di pasar dunia. Masalah ini berdampak pada penduduk miskin dan semua
negara yang mengandalkkan pada inpor pangan. Kedua masalah jangka panjang yaitu
cara dunai memproduksi, memerdagangkan dan mengonsumsi pangan di tengah terus
meningkatnya permintaan , populasi dan perubahan iklim. \oleh EKO B HARSONO.
Judul : 1
DARI 8 PENDUDUK DUNIA KELAPARAN
Penulis : EKO B HARSONO.
|
Tujuan
|
842 juta orang mengalami kelaparan kronis pada 2011-2013 atau
sekitar 12 persen dari total penduduk dunia.
|
|
Dasar Pemikiran
|
satu dari delapan orang di dinia mengalami kelaparan parah,
laporan badan pangan dunia (FAO) , selasa (01/10). Sekaligus memperingatkkan
para pemimpin dunia sebagaian wilayah dunia akan gagal menurunkan angka
kelaparan ini pada 2015.
|
|
Data dan Metoda
|
- Jumlah penderita kelaparan di seluruh dunia ini turun 17 persen
dari 1990-1992.
- Angka baru ini lebih rendah dari estimasi terakhir yaitu 868
juta orang pada 2010-2012 dan 1,2 miliyar orang pada 2009
-Metoda : Induktif
|
|
Analisa
|
meski menunjukkan tren menurun, namu upaya untuk mencapai target
millenium development goals (MDG) yaitu menurunkan angka kelaparan hingga
separuhnya pada 2015 akan sulit tercapai.
|
|
Temuan
|
- banyak negara yang belum mencapai tujuan yang diadopsi para
pemimpin dunia di PBB pada 2000.
-“negara-negara yang mengalami konflik selama dua dekade terakhir
memiliki peluang terbesar mengalami kemunduran dalam penurunan angka
kelaparan. “ demikian laporan FAO.
- Negara-negara tak berpantai menghadapi tantangan besar untuk
mengakses pasar dunia . sementara negara-negara dengan infrastruktur buruk
dan institusi lemah menghadapi masalah tambahan lanjut laporan tersebut.
|
|
Kesimpulan
|
Menurut kriteria FAO program pangan dunia (WFF) dan dana
international untuk pembangunan pangan
(FAD) kelaparan adalah kondisi disaat masyarakat tidak memiliki cukup
makanan untuk kehidupan yang sehat dan aktif.
|
|
Rekomendasi
|
Dunia perlu berkoordinasi guna menemukan solusi atas perubahan
iklim dan krisis pangan. Laporan terbaru krisis pangan itu di tandatangani
jose graziano da silva , derektur jendral FAO, kanayo f. nwanze, presiden
international fumd for agricultural developmen dan ertharin cousin, direktur
eksekutif program pangan dunia.
|
|
Kritik dan Saran
|
MATERI : SEJARAH NKRI. Dampak Culture Stelsel menyebabkan
pribumi-pribumi termiskinkan dan kelaparan, terbodohkan dan tidak bias
menyenyam pendidikan, terbelakang dan tidak percaya diri, tertindas oleh
sistem, dan pada akhirnya terjajah secara fisik dan pemikiran.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar